Kelebihan dan Jenis Kain Spandek dalam Pembuatan Pakaian

Posted on

Kain spandek merupakan jenis bahan kain yang sering dipakai dan cukup populer dalam pembuatan baju, khususnya di kalangan wanita. Spandek atau spandek merupakan kain dengan memiliki ciri khas karakteristik material elastik, empuk, dan lemas. Pada saat kain ditarik, terdapat sifat melar layaknya karet. Tak heran jika kain digunakan sebagai bahan utama pembuatan pakaian dalam pria maupun wanita.

Kain Spandek 
istock.com

Kelebihan Kain Spandek

Banyak brand-brand lokal menjadikan kain spandek sebagai bahan utama dalam pembuatan segala jenis pakaian, baik pria maupun wanita. Entah outfit harian, formal, seragam, bahkan pakaian dalam sekalipun. Hal ini dikarenakan spandek memiliki banyak kelebihan, seperti:

  • Elastisitas Tinggi: Bahan spandek bisa meregang sampai 5x lipat dari ukuran asli tanpa merubah bentuk awal. Menjadikannya lebih ideal untuk pakaian dalam.
  • Tipis dan Ringan: Terkenal tipis sehingga nyaman dipakai dan tidak memberatkan, sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu lama.
  • Nyaman: Memiliki campuran dengan bahan lain, sehingga menghasilkan kain lembut dan nyaman, khususnya saat bersentuhan dengan kulit.
  • Cepat Kering: Mampu menyerap air sebaik kain katun, menjadikan kain ini lebih cepat kering, meski dijemur di tempat teduh sekalipun.
  • Fleksibel: Digunakan dalam pembuatan segala jenis pakaian, baik pria maupun wanita. Memiliki sifat elastis, menjadikan siapa saja bisa menggunakan karena mampu menyesuaikan lekuk tubuh.
  • Ketahanan: Spandek cukup tahan dengan keringat, minyak wangi, dan deterjen, sehingga menjadi pilihan tepat untuk jenis pakaian yang sering dicuci.

Jenis Kain

Kain spandek memiliki beragam jenis, dibedakan berdasarkan desain dan tujuan penggunaan dalam pembuatan pakaian. Berikut merupakan beberapa tipe berdasarkan kegunaannya.

Spandek Katun

Jenis kain pertama adalah spandek katun merupakan bahan kain terbuat dari campuran serat spandek dan benang katun atau kapas polyurethane. Kombinasi ini membuat kain yang dihasilkan cenderung elastis, kuat serta tahan lama dibandingkan katun umumnya.

Spandek Rayon

Spandek rayon merupakan jenis bahan yang diperoleh dari campuran serat spandek dengan bahan rayon. Kombinasi tersebut menghasilkan spandek rayon lebih lembut, adem digunakan, mampu menyerap keringat, dan pastinya fleksibel di badan karena cenderung mudah melar. Selain jenis rayon, ada juga semi rayon dan rayon super dengan karakteristik hampir sama.

Melansir dari channel Youtube Novia Channel, mengenai kain spandek rayon. Ketika sudah diubah menjadi pakaian, memiliki kelebihan dingin, melar, dan nyaman jika dipakai. Sayangnya jika dicuci menggunakan mesin cuci, kain ini lebih cepat melar dan bolong. Usahakan mencuci menggunakan tangan, tapi jika sesekali dicuci menggunakan mesin tidak masalah. Cocok dijadikan outfit harian karena tidak begitu tebal dan tidak terlalu tipis, sehingga jauh lebih nyaman.

Spandek Jersey

Jenis spandek jersey dihasilkan dengan mengombinasikan beberapa material, seperti benang spandek, serat rayon, dan benang serat bambu. Ketiga kombinasi ini memiliki karakteristik menghasilkan bahan berkualitas. Serat rayon mudah menyerap panas, untuk benang spandek identik dengan tingkat kelenturan tinggi, sedangkan benang serat bambu terkenal ringan dan kuat. Itulah mengapa jenis jersy sering digunakan untuk membuat baju harian, khususnya pakaian wanita.

Spandek PE

Jenis kain spandek PE merupakan bahan kain terbuat dari bahan dasar Polyester (PE). Serupa dengan bahan kaos, namun memiliki ciri khas lebih tipis dibandingkan bahan lain. Bahkan dari segi harganya relatif lebih murah.

Spandek Korea

Jenis spandek Korea seringkali disebut spandek ITY  (Interlocked Twisted Yarn). Secara garis besar, jenis ini mempunyai kemiripan besar dengan jenis jersey. Perbedaan hanya ada pada beratnya, dimana bahan Korea lebih berat dibandingkan spandek rayon ataupun jersey.

Spandek Sutra

Kain spandek sutra, merupakan jenis bahan kait dibuat menggunakan menggunakan bahan dasar benang polyester dan serat spandek. Kedua bahan ini menghasilkan kain yang bisa meregang dengan sifat elastis sangat baik, lentur. Tak heran jika memiliki permukaan agak mengilap dan ringan, sehingga mudah melepaskan panas.

Perbandingan Kain Spandek vs Kain Satin

Kain spandek memiliki karakteristik utama elastis, ringan, sejuk dan mengikuti bentuk tubuh. Jauh lebih nyaman meski digunakan sehari-hari, meskipun kurang menyerap keringat dan cenderung licin. Lebih sering dijadikan bahan dalam pembuatan pakaian olahraga, legging, dan pakaian renang yang pas dibadan.

Sedangkan kain satin memiliki karakteristik licin, halus, mengilap, dan cenderung mewah. Penggunaanya mampu menjadikan tampilan menjadi elegan dan formal. Sayangnya bila dipakai dalam bentuk pakaian mudah kusut, sehingga kurang cocok dijadikan pakaian kasual. Bahan ini digunakan dalam pembuatan gaun malam, pakaian tidur, dan lining.

Memiliki karakteristik flowy, lembut, ringan, dan paling penting tidak mudah kusut, menjadikan bahan ini ideal dijadikan pakaian wanita, khususnya wanita yang membutuhkan kenyamanan sekaligus estetika secara bersamaan. Perawatan mudah berkat berbahan dasar sintetis, menjadikan kain spandek tidak perlu usah sering disetrika namun masih tetap rapi./ sofia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *